Mahasiswa KKNT Undip Ajak Warga RT 2 RW 8 Kelurahan Meteseh Ikut Sukseskan Program Bank Sampah

2025-07-05 0 comments kominfo

Semarang, 28 Juni 2025 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Diponegoro menginisiasi kegiatan sosialisasi bertema “Bank Sampah dan Pemilahan Sampah Rumah Tangga” di RT 2 RW 8 Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang. Bertempat di rumah salah satu warga, Ibu Kusrini, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 15 ibu-ibu Dawis yang merupakan penggerak lingkungan di lingkup RT.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, khususnya pemilahan sampah dari rumah. Banyak warga yang belum mengetahui bahwa sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, atau logam ringan bisa memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan benar melalui sistem bank sampah.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKNT Undip menyampaikan edukasi mengenai konsep dasar bank sampah, jenis-jenis sampah, manfaat pemilahan, serta cara kerja bank sampah yang sederhana namun efektif. Materi dikemas secara interaktif agar lebih mudah dipahami, dilengkapi dengan contoh nyata dan praktik langsung memilah sampah menggunakan media visual. Para peserta juga dibagikan leaflet edukatif yang menjelaskan isi materi secara ringkas dan bisa dibaca ulang di rumah.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga. Banyak peserta yang aktif bertanya dan menyampaikan pengalaman sehari-hari terkait pengelolaan sampah di rumah mereka. Dalam sesi diskusi, sebagian ibu mengaku baru mengetahui bahwa sampah bisa ditabung dan ditukar menjadi uang. "Saya kira semua sampah ya dibuang saja. Ternyata bisa jadi tabungan, malah bisa bantu ekonomi juga," ujar salah satu peserta.

Untuk mengukur pemahaman peserta, dilakukan pre-test dan post-test sederhana. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah kegiatan berlangsung. Para ibu mulai bisa membedakan sampah organik dan anorganik, serta menunjukkan minat untuk mulai memilah sampah dari rumah.

Meski perubahan perilaku tidak bisa terjadi seketika, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun budaya memilah sampah dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program bank sampah. Ke depannya, mahasiswa berharap kegiatan ini bisa ditindaklanjuti oleh pengurus RT dan kelurahan agar program berkelanjutan bisa terus dilakukan.

Ke depan, mahasiswa berharap gerakan kecil ini bisa menjadi awal perubahan nyata di lingkungan RT 2 RW 8. Dengan dukungan warga dan kerja sama yang berkelanjutan bersama pengurus lingkungan, budaya memilah sampah dan memanfaatkan bank sampah diharapkan bisa terus berkembang dan memberi manfaat jangka panjang bagi kebersihan dan kesehatan masyarakat.