SEKSUALITAS BUKAN TABU: KKN UNDIP EDUKASI IBU SOAL KOMUNIKASI SEHAT DENGAN ANAK

2025-07-05 0 comments kominfo

Semarang, 15 Juni 2025 – Dalam rangka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), sekelompok mahasiswa dari Universitas Diponegoro melaksanakan program sosialisasi bertajuk “Pentingnya Edukasi Pendidikan Seksual untuk Anak”. Kegiatan ini ditujukan kepada para ibu sebagai upaya peningkatan pemahaman mereka dalam memberikan pendidikan seksual yang tepat kepada anak-anak di lingkungan keluarga.

Program ini dilaksanakan pada 15 Juni 2025 dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua, khususnya ibu, mengenai pentingnya pendidikan seksual sejak dini serta cara berkomunikasi yang sehat dengan anak terkait isu-isu seksualitas. Hasil dari pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa para ibu yang menjadi sasaran program mengalami peningkatan pemahaman terkait metode edukasi seksual kepada anak-anak dan pentingnya komunikasi terbuka dalam membentuk pemahaman yang sehat tentang tubuh dan hubungan sosial.

Namun, kegiatan ini juga menghadapi sejumlah hambatan, di antaranya adalah keterbatasan waktu yang mengurangi kesempatan untuk diskusi lebih mendalam antara peserta dan pemateri. Waktu yang singkat menjadi tantangan dalam menggali lebih jauh pengalaman serta pertanyaan peserta seputar penerapan materi di kehidupan sehari-hari.

Sebagai tindak lanjut, dilakukan evaluasi dengan metode tanya jawab langsung kepada peserta. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman para ibu terhadap materi yang telah disampaikan. Selain itu, para ibu juga diminta untuk memberikan pendapat dan berbagi pengalaman mengenai rencana penerapan edukasi seksual kepada anak di rumah. Pengamatan sederhana juga dilakukan untuk menilai partisipasi aktif para ibu selama kegiatan berlangsung, seperti keaktifan dalam bertanya dan berdiskusi.

Melalui pendekatan yang partisipatif dan komunikatif, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran orang tua mengenai pentingnya pendidikan seksual berbasis keluarga. Sosialisasi ini juga menjadi refleksi bahwa peran orang tua sangat vital dalam memberikan perlindungan sekaligus pemahaman kepada anak-anak mereka dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkaitan dengan isu seksualitas di era modern.