Berita
Sinergi Akademik dan Sosial
Sosialisasi “Penggunaan Layanan Kependudukan Digital Si D’nok Kota Semarang” Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemanfaatan Layanan Publik Digital Bagi Masyarakat Kota Semarang di RW 01 Kelurahan Meteseh
Semarang, 28 Juni 2025 – Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Halisa Maulana Harum Trisakti, menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertajuk “Sosialisasi Layanan Kependudukan Digital Si D’nok Kota Semarang” di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang. Kegiatan yang menyasar masyarakat terkusus ibu-ibu PKK RW 01 Kelurahan Meteseh sebagai masyarakat usia produktif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital kependudukan, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital pemerintah Kota Semarang. Program ini diinisiasi untuk mengatasi rendahnya adopsi layanan digital di masyarakat, terutama dalam mengakses dokumen kependudukan seperti KTP-el, akta kelahiran, dan perubahan data administrasi.
Layanan Kependudukan Digital “Si D’nok Kota Semarang“ (Sistem Digital Layanan Kependudukan) yang diluncurkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang merupakan terobosan untuk menyederhanakan prosedur administratif. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengajukan permohonan dokumen kependudukan secara daring tanpa harus datang ke kantor dinas maupun kantor kecamatan, mengurangi antrean, dan mempercepat proses layanan. Pentingnya sosialisasi ini terletak pada upaya membangun literasi digital warga, khususnya kelompok produktif dan pelaku UMKM, agar mampu mandiri dalam mengakses hak-hak administrasi kependudukan secara efisien.
Pelaksanaan sosialisasi dirancang interaktif dengan metode hands-on dan simulasi langsung. Peserta diajak praktik mengoperasikan aplikasi Si D’nok melalui ponsel masing-masing, mulai dari registrasi akun, pengisian formulir elektronik, hingga pelacakan status permohonan. Alat peraga seperti video tutorial, infografis langkah demi langkah, dan helpdesk pendampingan digunakan untuk memudahkan pemahaman. Selain itu, disediakan sesi tanya jawab intensif untuk mengklarifikasi kendala teknis seperti verifikasi dokumen dan masalah pengunggahan berkas.
Antusiasme peserta tercermin dari tingginya interaksi selama simulasi dan diskusi. Banyak warga menyatakan terbantu karena bisa mendapatkan ilmu baru terkait pemanfaatan layanan kependudukan digital yang sebelumnya kebanyakan masyarakat hanya mengetahui layanan kependudukan konvensional. Dengan adanya sosialisasi ini membantu masyarkat RW 01 Kelurahan Meteseh untuk memahami kemudahan “Layanan Kependudukan Digital Si D’nok Kota Semarang”. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya memberi pengetahuan teknis, tetapi juga mendorong perubahan perilaku berkelanjutan dalam memanfaatkan layanan publik digital. Dengan demikian, inovasi Pemerintah Daerah Kota Semarang dapat dioptimalkan untuk menciptakan tata kelola kependudukan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
