Mahasiswa KKNT UNDIP Menghidupkan Dung Tungkul Melalui Pemasaran Digital

2025-07-03 0 comments kominfo

Semarang, 22 Juli 2025 - Fadhil Nanda Armanianto, mahasiswa Program Studi Manajemen dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, telah melaksanakan kegiatan monodisiplin dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 124 di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan ini difokuskan pada penerapan ilmu manajemen dalam bidang pemasaran digital, dengan tujuan utama mendukung promosi wisata lokal bernama Dung Tungkul. Lokasi wisata ini memiliki potensi besar dari segi keindahan alam, suasana yang nyaman, serta daya tarik visual yang kuat bagi generasi muda.

Sebagai bentuk kontribusi dalam promosi tersebut, Fadhil menginisiasi pembuatan akun TikTok bernama @dungtungkul yang dikelola secara strategis. Dalam proses pengelolaannya, ia memanfaatkan riset tren konten di TikTok, menentukan waktu unggah yang optimal, serta menggunakan hashtag populer guna memperluas jangkauan audiens. Sebanyak tiga konten video telah diunggah dengan pendekatan visual yang menarik dan narasi ringan, menampilkan beragam sisi dari Dung Tungkul seperti keasrian alam, area bermain air, dan spot estetik untuk bersantai maupun berfoto.

Hasilnya, seluruh konten berhasil masuk ke halaman For Your Page (FYP) dan meraih total 6.917 likes. Dengan asumsi rasio like-to-view berkisar antara 5–10%, maka estimasi jumlah penayangan mencapai 70.000–140.000 kali, menunjukkan respons dan minat yang tinggi dari audiens. Konten tersebut juga mendapatkan berbagai komentar positif, seperti pertanyaan terkait lokasi, akses jalan, serta permintaan pembuatan konten lanjutan yang menampilkan fasilitas dan keunggulan lainnya dari wisata Dung Tungkul.

Mayoritas audiens berasal dari wilayah Semarang dan sekitarnya, dengan kelompok usia dominan antara 18–35 tahun. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan digital melalui media sosial, khususnya TikTok, sangat efektif dalam menjangkau segmen pasar wisata lokal yang potensial. Melalui kegiatan ini, Fadhil berhasil menerapkan berbagai konsep manajemen pemasaran, seperti analisis perilaku konsumen, strategi promosi digital, serta evaluasi performa konten.

Selain aspek promosi, kontribusi lainnya yang diberikan adalah berupa penyediaan alat kebersihan, seperti sapu lidi dan pengki, yang disumbangkan kepada warga setempat dan pengelola wisata. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan wisata agar tetap nyaman dan menarik bagi para pengunjung.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi pengembangan wisata Dung Tungkul, tetapi juga menjadi pengalaman aplikatif bagi mahasiswa dalam menerapkan teori yang telah dipelajari ke dalam praktik nyata. Dengan menggabungkan strategi digital, kreativitas, serta kepedulian sosial, kontribusi ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan Kelurahan Meteseh.