Mahasiswa KKN-T IDBU 24 UNDIP Kenalkan Manfaat Daun Kelor Melalui Demonstrasi Pembuatan Puding kepada Ibu-Ibu di Kelurahan Meteseh

2026-08-05 0 comments kominfo

Meteseh, 27 Juli 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Kelompok 1 melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan bertajuk "Yuk Kita Kenalan dengan Kelor!" melalui demonstrasi pembuatan puding daun kelor bersama ibu-ibu RT 10 RW 21 yang dilaksanakan di Balai RT, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Senin (27/7/2026) pukul 15.30-18.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan kandungan gizi daun kelor sekaligus memperkenalkan inovasi pengolahannya menjadi produk pangan yang sehat, bergizi, dan mudah dibuat. Program kerja ini mendukung pencapaian Program kerja ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui pemanfaatan daun kelor sebagai pangan lokal bergizi, serta Tujuan 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui edukasi mengenai kandungan gizi dan pengolahan daun kelor menjadi pangan sehat.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu-ibu mengenai manfaat serta kandungan gizi daun kelor. Setelah pre-test selesai, peserta dibagi menjadi tiga kelompok agar proses demonstrasi dapat berlangsung secara tertib, efektif, dan interaktif. Demonstrasi dipandu secara langsung oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dengan melibatkan peserta pada setiap tahapan pembuatan puding daun kelor. Kelompok pertama bertugas melakukan proses perebusan daun kelor, kemudian menghaluskan dan memerasnya hingga diperoleh sari daun kelor sebagai bahan utama. Kelompok kedua bertanggung jawab menyiapkan dan mengolah adonan puding dengan mencampurkan seluruh bahan hingga siap dimasak. Sementara itu, kelompok ketiga membuat topping berupa fla vanila sebagai pelengkap puding.

 

 

 

Melalui metode demonstrasi, peserta tidak hanya menyaksikan proses pembuatan, tetapi juga terlibat secara langsung dalam setiap tahapan pengolahan. Mahasiswa KKN turut memberikan penjelasan mengenai teknik pengolahan daun kelor yang tepat agar kandungan gizinya tetap terjaga, sekaligus membagikan tips agar olahan daun kelor memiliki cita rasa yang lebih disukai oleh berbagai kalangan.

Setelah seluruh proses selesai, puding didinginkan, kemudian dikemas ke dalam cup plastik agar lebih praktis dan menarik. Produk yang telah dikemas selanjutnya dibagikan kepada seluruh peserta sebagai contoh hasil olahan daun kelor yang dapat dipraktikkan kembali di rumah.

Sebagai bentuk evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan, mahasiswa KKN memberikan post-test kepada seluruh peserta yang bertujuan untuk mengukur peningkatan pemahaman ibu-ibu mengenai manfaat, kandungan gizi, serta pemanfaatan daun kelor sebagai bahan pangan setelah mengikuti demonstrasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dibandingkan sebelum kegiatan berlangsung, sehingga demonstrasi yang dilakukan dinilai mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai pangan bergizi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap masyarakat semakin mengenal potensi daun kelor sebagai bahan pangan lokal yang kaya gizi. Inovasi pengolahan daun kelor menjadi puding diharapkan dapat menjadi alternatif pangan sehat yang mudah dibuat sekaligus mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal di lingkungan masyarakat.