Berita
Mahasiswa KKNT IDBU-24 Universitas Diponegoro Kenalkan Inovasi Puding Daun Kelor untuk Dukung Ketahanan Pangan di Kelurahan Meteseh
Meteseh, 27 Juli 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Kelompok 1 memperkenalkan inovasi olahan pangan berbasis daun kelor melalui program "Yuk, Kenalan dengan Kelor!" yang diselenggarakan di Balai RT 10, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Senin (27/7) pukul 15.30-18.00 WIB. Kegiatan yang diikuti oleh 11 ibu-ibu RT 10 RW 21 tersebut mengangkat demonstrasi pembuatan puding daun kelor sebagai alternatif olahan pangan lokal yang bergizi, mudah dibuat, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini menjadi salah satu upaya Tim KKN dalam mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal peserta mengenai manfaat daun kelor. Tim KKN kemudian memberikan edukasi tentang kandungan gizi dan pemanfaatan daun kelor sebagai pangan lokal, dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan puding daun kelor yang dipilih karena mudah dibuat dan menggunakan bahan yang mudah diperoleh. Sebagai media edukasi berkelanjutan, peserta juga menerima booklet resep olahan daun kelor yang memuat informasi manfaat daun kelor serta berbagai variasi olahannya sebagai panduan untuk dipraktikkan di rumah. Variasi olahan yang disajikan dalam booklet meliputi puding daun kelor, cheesecake daun kelor, mie daun kelor, dan cookies daun kelor. Maya Diar Mesiana, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Universitas Diponegoro, mengatakan, "Kami berharap booklet ini dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan daun kelor menjadi berbagai olahan pangan bergizi yang mudah dibuat di rumah."
Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata persentase jawaban benar peserta meningkat dari 90% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Antusiasme peserta juga terlihat dalam sesi diskusi. "Wah ternyata daun kelor bisa diolah menjadi berbagai jenis olahan pangan yang menarik. Saya akan mencobanya nanti di rumah," ujar salah satu peserta.
Melalui program "Yuk, Kenalan dengan Kelor!", mahasiswa KKNT IDBU-24 Universitas Diponegoro berharap masyarakat semakin terdorong memanfaatkan daun kelor sebagai pangan lokal bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Booklet yang telah dibagikan diharapkan menjadi media edukasi yang membantu masyarakat menerapkan berbagai olahan daun kelor secara mandiri sehingga pemanfaatan tanaman kelor di lingkungan sekitar dapat terus berlanjut dan mendukung peningkatan gizi serta ketahanan pangan keluarga.
