Olahan Daun Kelor sebagai Sumber Gizi Tinggi: Mahasiswa KKN Tematik IDBU 21 UNDIP Edukasi Warga Meteseh tentang Manfaat Olahan Bergizi untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat

2026-08-04 0 comments kominfo

Semarang, 27 Juli 2026 – Mahasiswa KKN Tematik IDBU 24 Universitas Diponegoro menggelar sosialisasi bertajuk "Inovasi Olahan Pangan Berbasis Daun Kelor sebagai Upaya Peningkatan Gizi Masyarakat" pada 27 Juli 2026 di Balai RT 10 RW 21, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan warga RT 10 RW 21 yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi daun kelor sebagai pangan lokal yang kaya zat gizi sekaligus mendorong pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemenuhan gizi keluarga, SDG 3 (Good Health and Well-being) dengan mendorong konsumsi pangan bergizi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan daun kelor sebagai bahan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi, mudah diperoleh, dan dapat diolah menjadi berbagai produk pangan secara berkelanjutan. 

Pada sesi utama, materi disampaikan oleh Grace Fany Simatupang menjelaskan berbagai kandungan gizi daun kelor, seperti protein, serat, vitamin A, vitamin C, vitamin E, kalsium, kalium, dan zat besi, beserta manfaatnya bagi kesehatan. Peserta juga memperoleh edukasi mengenai cara mengolah daun kelor yang tepat agar kandungan gizinya tetap terjaga. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami dan mendorong peserta untuk aktif berdiskusi.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan puding daun kelor sebagai salah satu contoh inovasi olahan pangan bergizi. Mahasiswa memperagakan proses pembuatan mulai dari persiapan bahan, pembuatan ekstrak daun kelor, pencampuran adonan, hingga pencetakan puding. Selama demonstrasi, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai fungsi setiap bahan serta tips agar warna, tekstur, cita rasa, dan kandungan gizi puding tetap terjaga. Peserta berkesempatan mengamati setiap tahapan secara langsung sehingga diharapkan mampu mempraktikkannya kembali secara mandiri di rumah.

Sebagai media edukasi, mahasiswa juga membagikan booklet "Yuk, Kenalan dengan Kelor!" yang berisi informasi mengenai kandungan gizi daun kelor, manfaatnya bagi kesehatan, serta berbagai resep olahan berbahan dasar daun kelor. Booklet ini disusun sebagai panduan praktis agar masyarakat lebih mudah memahami nilai gizi daun kelor sekaligus memperoleh inspirasi dalam mengolahnya menjadi berbagai menu sehat dan bergizi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik IDBU 24 UNDIP berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pemanfaatan daun kelor sebagai sumber pangan bergizi. Inovasi olahan seperti puding daun kelor diharapkan dapat meningkatkan minat konsumsi daun kelor di berbagai kalangan sekaligus menjadi alternatif makanan bergizi yang mudah dibuat di rumah. Program ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui edukasi dan pemanfaatan pangan lokal.