Dukung Kesehatan Warga RW 3, KKN-T Undip Gelar Edukasi Pencegahan Stunting Melalui PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)

2026-08-05 0 comments kominfo

Meteseh, 11 Juli 2026 - Mahasiswa KKN-T 24 IDBU Universitas Diponegoro melaksanakan program sosial kemasyarakatan yang bertema “Edukasi Pencegahan Stunting Melalui 6 Langkah PHBS” di Posyandu Dahlia, Kedungwinong, RW 3, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang pada Sabtu (11/7/2026) pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada ibu balita terkait pentingnya menerapkan PHBS sebagai salah satu upaya mencegah kejadian stunting.

Pelaksanaan program bersamaan dengan kegiatan rutin posyandu di RW 3. Program diawali dengan membantu persiapan pelaksanaan posyandu yang diadakan di rumah Ketua RW 3 Kelurahan Meteseh. Setelah persiapan selesai banyak ibu balita yang datang membawa balitanya untuk dilakukan pengukuran oleh ibu kader. Setelah selesai pengukuran dan mengambil PMT, ibu balita akan dikumpulkan untuk diberikan edukasi.

Dalam kegiatan ini, Dewi Lestari, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat menjelaskan informasi mengenai pengertian status gizi stunting, faktor penyebab, dampak stunting terhadap anak, serta 6 langkah jitu pencegahan stunting yang dapat dilakukan melalui PHBS. Mahasiswa KKN-T juga membagikan leaflet sebagai media edukasi agar informasi yang disajikan dapat lebih mudah dimengerti oleh masyarakat. 

 

 

 

 

 

 

Informasi yang diberikan kepada ibu balita dilakukan secara komunikatif dan bersifat 2 arah sehingga ibu balita tidak hanya mendengar tetapi juga bisa berdiskusi dan bertanya mengenai informasi yang telah disampaikan. Kegiatan edukasi juga dilengkapi dengan pemberian soal pre-test dan post-test yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman ibu balita sebelum dan sesudah diberikan edukasi.

Kegiatan edukasi ini juga mendukung dalam mewujudkan SDGs (Sustainable Development Goals), khususnya SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) berupa pencegahan stunting melalui PHBS dan SDGs 4 (Pendidikan Bermutu) berupa peningkatan literasi kesehatan pada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu balita dapat berdaya dalam memberikan pola asuh terbaik untuk menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas dan bebas stunting.