Berita
Sinergi Akademik dan Sosial
Edukasi "Isi Piringku" untuk Meningkatkan Kesadaran Gizi Seimbang di Sekolah Dasar
Semarang, 13 Juni 2025 - Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Ronaa Afiifah 'Ulaa, telah menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan judul “Hidup Sehat dengan Gizi Seimbang" di MI Al Muta'allimin, Kelurahan Meteseh. Kegiatan yang difokuskan pada siswa kelas 3 SD ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep gizi seimbang sekaligus mengimplementasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Program ini dilaksanakan sebagai upaya preventif dalam menanggulangi masalah gizi yang masih banyak ditemui pada anak usia sekolah dasar, seperti stunting, obesitas, dan malnutrisi.
Panduan "Isi Piringku" yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI merupakan penyempurnaan dari konsep "4 Sehat 5 Sempurna" yang sudah dikenal sebelumnya. Konsep ini memberikan gambaran komposisi ideal dalam satu piring makan, dimana separuh piring harus terdiri dari sayuran dan buah-buahan, sedangkan separuh lainnya terdiri dari karbohidrat dan protein. Tidak kalah penting, konsumsi air putih yang cukup juga menjadi bagian tak terpisahkan dari pola makan sehat ini. Edukasi ini menjadi sangat relevan di lingkungan sekolah mengingat masa anak-anak merupakan periode emas untuk menanamkan kebiasaan makan yang baik yang akan terbawa hingga dewasa.
Pelaksanaan kegiatan dirancang dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, disesuaikan dengan karakteristik anak usia sekolah dasar. Metode utama yang digunakan adalah penyampaian materi melalui poster bergambar yang menarik, dilanjutkan dengan permainan edukatif menyusun piring sehat menggunakan stiker. Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk secara aktif berpartisipasi dengan menggunakan alat peraga berupa gambar piring kosong dan berbagai gambar makanan. Mereka belajar membagi porsi secara proporsional antara nasi sebagai sumber karbohidrat, lauk pauk sebagai sumber protein, serta sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Siswa tidak hanya terlihat senang mengikuti permainan, tetapi juga mampu menyebutkan dengan komponen-komponen "Isi Piringku" setelah mengikuti sesi edukasi. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan sesaat, tetapi mampu menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan dalam pola konsumsi makanan sehari-hari. Dengan demikian, upaya pencegahan masalah gizi pada anak dapat dilakukan sedini mungkin, menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.
