Berita
Sinergi Akademik dan Sosial
Edukasi Cuci Tangan Enam Langkah sebagai Implementasi PHBS di Sekolah Dasar
Semarang, 13 Juni 2025 - Sebagai bagian dari pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) monodisiplin, Calista Haryani mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada edukasi cuci tangan di salah satu Sekolah Dasar yang berlokasi di MI AL MUTA'ALLIMIN di Kelurahan Meteseh. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas 3 SD, dengan harapan dapat menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini, khususnya dalam hal mencuci tangan.
Cuci tangan merupakan salah satu indikator penting dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah, yang menjadi upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan anak. Sayangnya, berdasarkan pengamatan awal, masih banyak siswa yang belum mengetahui pentingnya cuci tangan menggunakan sabun serta belum memahami langkah-langkah yang benar. Hal ini mendorong saya untuk menjadikan edukasi cuci tangan sebagai fokus kegiatan KKN.
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini bersifat interaktif dan menyenangkan agar sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu tentang enam langkah mencuci tangan. Lagu ini dipilih karena membantu siswa lebih mudah menghafal setiap tahapan cuci tangan dengan benar. Sambil menyanyikan lagu, saya mengajak siswa mengikuti gerakan tangan sesuai dengan langkah-langkah mencuci tangan. Kegiatan ini berlangsung dengan sangat antusias, siswa terlihat aktif dan semangat mengikuti gerakan sambil bernyanyi bersama.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk menggali sejauh mana pemahaman siswa tentang pentingnya mencuci tangan dan kapan waktu yang tepat melakukannya, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain. Dalam sesi ini, saya juga menggunakan media poster edukatif bergambar yang menarik untuk memperjelas materi dan membantu siswa mengingat informasi yang disampaikan. Pada akhir sesi, masing-masing siswa diberikan media poster agar harapannya bisa memperluas informasi kepada keluarga ataupun teman.
Melalui pendekatan ini, siswa menjadi lebih aktif terlibat dalam proses belajar, serta mampu memahami dan mempraktikkan enam langkah cuci tangan dengan lebih baik. Respon yang diberikan siswa sangat positif dan kegiatan berjalan lancar sesuai tujuan. Diharapkan edukasi ini dapat membentuk kebiasaan mencuci tangan yang benar dan menjadi bagian dari rutinitas harian siswa. Dengan begitu, program ini tidak hanya mendukung pencapaian indikator PHBS di sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal membangun generasi sehat sejak usia dini.
