Deklarasi Garam Beryodium dan Penarikan Tim KKNT-124 UNDIP di Kelurahan Meteseh

2025-07-07 0 comments kominfo

Semarang, 29 Juni 2025 - Tim KKNT-124 Universitas Diponegoro telah resmi menyelesaikan masa pengabdian di Kelurahan Meteseh. Untuk menandai momen tersebut, diselenggarakan acara penarikan sekaligus deklarasi garam beryodium sebagai bentuk penutup program sosial kemasyarakatan yang telah dilaksanakan. Acara ini berlangsung meriah dan penuh kehangatan, dihadiri oleh berbagai pihak yang selama ini mendukung keberjalanan program. Turut hadir dalam acara ini Bapak Joko Rahmantoko, S.Tr. selaku Lurah Meteseh, sejumlah Ketua RW dan RT, Dr. Ir. Suyatno, M.Kes. dan Lilis Wijayanti, S.Gz., M.Gz. selaku dosen pembimbing lapangan, masyarakat Kelurahan Meteseh, serta seluruh mahasiswa KKNT Tim 124 Universitas Diponegoro.

Deklarasi garam beryodium merupakan bagian dari rangkaian program edukatif yang diusung oleh mahasiswa selama masa KKNT. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi garam beryodium guna mencegah gangguan akibat kekurangan yodium. Kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama sebagai bentuk semangat hidup sehat, dilanjutkan dengan cerdas cermat yang mengangkat topik pentingnya yodium dalam garam, serta lomba mewarnai untuk anak-anak yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan.

Selain itu, terdapat lomba poster informatif mengenai manfaat garam beryodium dan dampak dari kekurangan yodium. Tidak hanya edukatif, acara ini juga dikemas secara meriah dengan hiburan seperti karaoke dan yel-yel yang melibatkan warga serta mahasiswa, menambah nuansa kebersamaan dan kekeluargaan. Momen ini sekaligus menjadi acara perpisahan antara mahasiswa dan masyarakat Kelurahan Meteseh setelah menjalani masa KKNT. Sebagai tanda resmi berakhirnya pengabdian, Lurah Meteseh menandatangani surat penarikan mahasiswa di akhir acara.

Acara ini menjadi penutup yang manis dari rangkaian kegiatan mahasiswa KKNT Tim 124 UNDIP, sekaligus meninggalkan jejak positif dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pendekatan berbasis komunitas.
(Kevin Melky L. Tobing_Ilmu Komunikasi_Universitas Diponegoro)