Berita
Sinergi Akademik dan Sosial
Mahasiswi KKN-T UNDIP Tim 124 Berdayakan Kader dan Luncurkan Buku Saku PMT di Posyandu Delima RW 6 Kelurahan Meteseh
Semarang, 16 Juni 2025 一 Dalam rangka mendukung pencegahan stunting dan gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY), mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Tim 124 melaksanakan Edukasi Interaktif PMT Bergizi dan Beryodium bersama Ibu-Ibu kader Posyandu RW 6, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan peran Posyandu sebagai ujung tombak pemantauan dan pembinaan gizi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan keikutsertaan mahasiswa KKN dalam rangkaian kegiatan rutin Posyandu Delima RW 6, meliputi penyiapan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dan pengukuran serta pencatatan status antropometri balita seperti Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), Lingkar Lengan Atas (LiLA), dan Lingkar Kepala (LK). Mahasiswa berperan aktif mendampingi kader dalam pelaksanaannya sekaligus membangun komunikasi positif dengan ibu-ibu balita yang hadir.
Selanjutnya, dilakukan sesi edukasi dengan sasaran Ibu-Ibu kader Posyandu RW 6. Edukasi disampaikan secara interaktif dengan pendekatan partisipatif disertai dengan peluncuran Buku Saku Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ‘Untuk Si Kecil Tumbuh Hebat’ sebagai media edukasi. Buku ini memuat prinsip dasar PMT, anjuran porsi, kombinasi sumber gizi, tips pengolahan PMT berbasis bahan pangan lokal yang praktis dan ekonomis, cara pengolahan yang aman, serta strategi meningkatkan penerimaan anak terhadap makanan sehat. Buku saku PMT menjadi media utama edukasi yang menarik, mudah dipahami, dan dapat dibawa pulang untuk digunakan sehari-hari oleh ibu rumah tangga. Kegiatan edukasi juga membuka ruang diskusi dua arah antara mahasiswa dengan kader untuk berbagi dan bertukar pengalaman, menyampaikan tantangan pemberian makan anak khususnya dalam proses pembuatan PMT, serta membahas kebiasaan makan keluarga yang mempengaruhi tumbuh kembang balita. Dalam kesempatan ini, para kader juga diberikan pemahaman mendalam tentang ciri PMT yang baik, gizi seimbang, serta peran penting garam beryodium dalam menunjang kualitas makanan tambahan untuk balita. Untuk menjaga partisipasi aktif, kegiatan diselingi dengan sesi tanya-jawab interaktif seputar materi yang disampaikan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial kemasyarakatan yang dipandu oleh Dzatul Imtiyaz, Mahasiswa KKN-T UNDIP dari Tim 124 di bawah bimbingan ketua pelaksana Dr. Ir. Suyatno, M.Kes. Edukasi ini sejalan dengan tema besar KKN-T Tim 124 “Peningkatan Kesadaran Masyarakat Melalui Gerakan Sadar Garam Beryodium Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”. Harapannya, masyarakat RW 6 khususnya para kader Posyandu dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, sadar gizi, dan bebas dari masalah stunting maupun GAKY.
